Cara Mudah Memasarkan Produk Pertanian dan Peternakan [Penjelasan Lengkap]

Jika dibandingkan bisnis di sektor lain seperti pertambangan, teknologi, perhotelan, pariwisata hingga media. Usaha di bidang peternakan dan pertanian memang usaha yang penuh dengan tantangan dan perjuangan. Pasalnya, agar mendapatkan suatu produk dari sektor tersebut. Seorang pengusaha pemula mesti menunggu beberapa bulan agar produk mereka semisal berbagai macam sayuran hingga daging dan telur dapat diperoleh dan dijual kepada konsumen.


Tidak hanya itu, meskipun produk yang dibudidayakan sudah siap dijual. Terkadang, ada beberapa petani yang begitu merasa barang mereka sangat sulit untuk bisa dijual kepada masyarakat luas. Sehingga, mereka pun terpaksa mesti menjual barangnya pada pengepul. Dimana, jika menjual ke mereka. Harga yang ditawarkan pun akan sangat jauh berbeda dengan di pasar.

Sebenarnya untuk mencegah perkara tersebut bisa terjadi. Seorang pengusaha atau petani dapat melakukan beberapa teknik di bawah ini supaya produk mereka dapat dikenali oleh masyarakat. Tanpa harus melalui perantara. Berikut adalah beberapa tekniknya :

Pasarkan Produk Pertanian Melalui Online
Teknik pertama dalam agar produk pertanian dan peternakan dapat terjual secara langsung ke konsumen adalah dengan perantara media online. Entah itu bisa mempromosikannya melalui Facebook. Atau E-Commerce di Indonesia seperti OLX, Tokopedia, Lazada dan lain sebagainya.

Namun ketika memasarkan produk pertanian melalui media online. Seorang petani mesti memastikan bahwa produknya ini dapat bertahan agak lama. Caranya adalah dengan memasukan produk entah itu daging, sayur dan lain sebagainya ke dalam sebuah freezer. 

Lalu, ubah ukuran maksimum dari freezer hingga mencapai suhu 0 derajat. Selain itu, petani pun harus punya kesabaran yang lebih. Alasannya, terkadang tidak semua orang membutuhkan produk peternakan dan sayuran di setiap hari.

Pasarkan Produk Pertanian dan Peternakan dalam Bentuk Olahan
Memang, salah satu kendala dalam memasarkan produk pertanian dan peternakan adalah singkatnya masa kadaluwarsa. Bahkan ada beberapa produk pun yang masa bertahannya hanya 3 hari saja. Sehingga terkadang ini membuat produk agribisnis yang dijual oleh seorang petani mengalami layu atau basi.

Sehingga untuk menanggulangi agar masalah ini tidak terjadi. Seorang petani atau peternak dapat mengakalinya dengan membuat produk olahan dari komoditas yang mereka jual. Sebut saja dengan daging ayam, yang dapat diolah sebagai nugget atau sejenis. Tidak hanya itu, contoh lain adalah susu segar yang dapat diproduksi sebagai susu murni atau susu pasteurisasi.

Pasarkan Produk Peternakan dan Pertanian Dengan Membuka Kios Sendiri
Selain menggunakan media online dan juga mengolah komoditas pertanian serta peternakan menjadi sebuah produk baru. Seorang petani atau peternak pun dapat menggunakan media lain untuk memasarkan produk mereka ke konsumen. Salah satunya adalah dengan membuka sebuah kios.

Namun sebelum mulai menjual produk menggunakan atau melalui sebuah kios. Seorang petani dan peternak pemula harus memastikan dan memilih terlebih dahulu lokasi dari kios agar lebih efektif serta strategis. Tidak hanya itu, mereka pun mesti mempersiapkan beberapa rupiah agar bisa mewujudkan itu semua.

Pasarkan Produk Agribisnis ke Perusahaan Pembuatan Makanan
Jika seorang petani enggan memasarkan produk mereka ke pengepul. Dimana mereka tentunya akan mendapatkan harga barang yang sangat murah. Petani bisa memasarkannya kepada para pabrik pembuatan makanan. Sebut saja seperti indofood yang produknya adalah indomie, malkist dan lain sebagainya. Ataupun Ultrajaya yang produknya yakni Teh Kotak dan Susu Ultra High Temperature (UHT).

Walaupun begitu, jika ingin melakukan kerjasama dengan pabrik pengolahan makanan. Seorang petani mesti mempersiapkan terlebih dahulu produk yang diinginkan oleh mereka dalam jumlah besar. Dengan ukuran minimal mencapai ratusan ton ( untuk singkong ). Alasannya, pihak pabrikan besar seperti indofood atau sejenis tidak akan mau menerima produk agrikultur seperti telur, sayur mayur, buah hingga daging dalam skala yang kecil. Apalagi jika hanya ukuran panennya hanya mencapai beberapa puluh kilogram saja

Tips Tambahan
Apabila petani memilih teknik memasarkan produk melalui online. Ada beberapa tips yang mesti mereka lakukan agar proses pemasaran berjalan lancar dan produknya dapat terjual dengan sempurna. Tips tersebut adalah :

1. Buatlah Desain Logo yang Unik
2. Berikanlah Harga yang murah
3. Berikan juga alasan mengapa konsumen harus membeli produk di tempat Anda. 

0 Response to "Cara Mudah Memasarkan Produk Pertanian dan Peternakan [Penjelasan Lengkap]"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel