Iklan

2 Tahun Tinggal Sendiri di Akuarium, Lumba-lumba Paling Kesepian di Dunia Ini Mati

Friday, April 17, 2020, April 17, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T06:29:55Z

GO1news.com | Honey, lumba-lumba yang sempat dijuluki paling kesepian di dunia, dilaporkan mati setelah dua tahun hidup sendiri di akuarium Jepang.

Kisah itu dimulai pada Oktober 2018, ketika aktivis binatang setempat menunjukkan lumba-lumba jenis hidung botol berenang di kolam yang sudah ditinggalkan.

Dalam perkembangannya, video itu direkam menggunakan drone di Akuarium Taman Laut Inubosaki di Choshi, Prefektur China, beberapa bulan setelah ditutup.

Honey dan beberapa ekor penguin tetap berada di fasilitas tersebut, dan mendapat makanan setiap hari dari seorang karyawan.

Meski begitu, Honey menderita kulit terbakar karena matahari musim panas. Belum lagi rasa stres yang dideritanya karena hidup sendiri.

Kisah itu menjadi viral di dunia, tapi tak ada yang bisa berbuat untuk menyelamatkan binatang malang itu. Dia dilaporkan mati Maret lalu.

Dalam tulisannya pada 2018, PETA menyatakan di alam liar, lumba-lumba akan bermain, dan menjelajahi dunia baru bersama keluarganya.

Tetapi tidak dengan Honey, yang hampir dua tahun terakhir harus menghabiskan hidupnya dalam akuarium yang sudah ditinggalkan, kesepian.

"Dia terus sendirian dan mengalami tindakan yang disebut perilaku stereotip. Tanda parah yang diakibatkan karena hidupnya dalam kandang," ujar PETA.

Kematian tragis Honey pertama kali diungkapkan oleh organisasi Dolphin Project pada awal April, seperti dikutip Oddity Central Jumat (17/4/2020). 

Dolphin Project adalah kelompok yang pertama mengunggah Honey di fasilitas itu, dan berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkannya.

Pada November 2018, Dolphin Project mendapat kabar Taman Laut Inubosaki terjebak dalam utang dan harus mendapatkan investor baru.

Kemudian di 2019, akuarium itu dijual bersama Honey dan hewan lainnya, yang terkonfirmasi oleh Pusat Kesehatan Kaisou.

Organisasi itu berusaha untuk mendapatkan Honey agar si lumba-lumba hidung botol itu bisa beristirahat dalam damai dan penuh martabat.

Februari 2020, mereka meletupkan lagi rencana tersebut dengan menghubungi kelompok penyayang binatang Jepang agar bisa mengurus kesepakatan.

Tetapi diskusi itu berakhir Maret, setelah mereka juga menerima laporan Honey mengalami masalah kesehatan dan tidak mungkin bakal selamat.

Lumba-lumba paling kesepian di dunia itu mati di kolamnya pada 29 Maret. "Honey selamanya akan menjadi wajah belenggu lumba-lumba," kata Dolphin Project. (ss)


Komentar

Tampilkan

Terkini

SELEBRITI

+
close