Iklan

Kenali 11 Fakta Unik Tentang Kopi Yang Belum Banyak Diketahui Orang

Sunday, April 12, 2020, April 12, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T06:31:12Z

GO1news - Setiap tanggal 1 Oktober dirayakan sebagai hari kopi sedunia. Tak dimungkiri kalau kini minuman berwarna hitam dan bisa dikreasikan menjadi berbagai makanan dan minuman ini tengah jadi primadona tersendiri.

Kedai-kedai kopi dadakan pun menjamur, berlomba-lomba menghadirkan kopi susu kekinian yang tengah diburu generasi milenial. Namun, jangan mengaku 'anak kopi' sejati kalau belum tahu fakta-fakta unik tentang kopi.

Berikut beberapa fakta yang belum banyak diketahui soal kopi.

1. Pernah dilarang
Di tahun 1511, tradisi minum kopi pernah dilarang di Mekah, Arab Saudi. Pelarangan ini terjadi karena gubernur setempat berpikir bahwa kumpul-kumpul minum kopi ini hanya menjadi kedok berkumpul dan bertukar pikiran tentang bagaimana cara untuk menggulingkannya.


Pada 1524, larangan ini dibatalkan dan orang bisa minum lagi. Saat itu legenda mengatakan bahwa seorang pendeta Italia mencoba membuat kopi jadi benda ilegal karena berpikir efek sampingnya adalah kesetanan. Namun Paus Klemens VIII menyukai kopi dan dia menyatakan bahwa kopi tak boleh dilarang.

Pelarangan sekali lagi terjadi di kekaisaran Ottoman. Pada 1633 Sultan Murad IV menyatakan bahwa minum kopi di depan umum bisa membuat orang dihukum mati.

2. Tak selalu disebut kopi
Orang-orang menduga kata coffee masuk ke dalam bahasa Inggris sekitar abad 16. Namun rupanya, kata ini diserap dai kata Italia caffe. Caffe ini berasal dari kata Belanda koffie, yang diambil dari bahasa Turki, kavhe yang senada dengan dengan bahasa Arab qahwah.


3. Ada kopi, istri senang
Pada akhir abad 15, kedai kopi ada di mana-mana di Konstantinopel (sekarang Istanbul). Minuman ini sudah menjadi bagian besar dari budaya Turki sehingga menurut legenda, pernah dibuat sebuah undang-undang yang memberikan para wanita kekuasaan untuk menceraikan suaminya jika dia tak bisa menyediakan kopi dalam jumlah yang cukup.


4. Kopi seduh punya lebih banyak kafein
Orang yang memesan espresso mungkin berpikir mereka sudah mendapatkan dosis kafein yang tinggi. Mereka berpikir kafein bakal tinggi karena kopinya pekat.


Namun menurut USDA, espreso ternyata 64 miligram kafein dalam satu porsi (1 ons cairan). Sedangkan kopi seduh mengandung 95 miligram kafein dalam satu porsi .

5. Dipanggang sebentar, kafein semakin tinggi
Aturan umum dari pemanggangan biji kopi adalah semakin sebentar dipanggang akan menghasilkan warna cokelat yang cerah. Hal ini juga membuat kafeinnya semakin banyak dibandingkan yang dipanggang lebih lama.


6. Bisa bikin OD
Bukan cuma narkoba yang bisa bikin overdosis alias OD. Minum kopi yang terlalu banyak juga bikin OD kafein. Meskipun itu sangat jarang, tapi mungkin saja terjadi.


FDA menyarankan untuk minum 400 miligram kafein per hari untuk batas aman. Ini setara dengan maksimal 4 cangkir kopi seduhan per 8 ons cairan.

Kelebihan konsumsi kopi bisa menyebabkan migrain, peningkatan denyut jantung, tremor otot, mual, disforia, kejang dan halusinasi. Ini bisa terjadi dengan konsumsi kopi lebih dari 1.200 miligram kafein.

7. Bach pernah menulis lagu tentang kopi
Sekitar 1735, Johann Sebastian Bach menulis lagu Schweigt stille plauder nicht, juga dikenal sebagai Coffee Cantata.


Dalam lagu ini digambarkan sebagai ayah dan ayak yang bertengkar tentang kebiasaannya minum terlalu banyak kopi yang membuatnya tak punya kekasih.

8. Kopi membawa Brasil ke Olimpiade
Pada 1932, Brasil tak mampu mengirim 69 atletnya ke Los Angeles untuk Olimpiade Musim Panas. Mereka akhirnya menjual 50 ribu karung kopi di berbagai pelabuhan. Dan akhirnya berhasil pergi ke LA.


9. ‘Kelinci percobaan’ webcam pertama di dunia
Mengutip Daily Meal, pada 1991, peneliti dari University of Cambridge di Inggris memasang webcam pertama. Mereka memasang kamera dalam ruangan yang menampilkan mesin kopi. Webcam ini bertugas untuk mengawasi mesin kopi agar tak tumpah. Berkat ini, beberapa tahun kemudian kamera terhubung ke internet.


10. Wanita sempat percaya kopi mengubah pria jadi ‘mayat’ tak berguna
Akhir 1600-an, pria-pria London menggunakan kedai kopi sebagai tempat berkumpul untuk menulis dan bicara politik. Hal ini membuat istri mereka akhirnya membuat pamflet yang bertuliskan ‘Petisi Wanita Menentang Kopi.


Buat mereka saat itu, kopi disebut minuman keras model baru yang keji. Mayat tak berguna yang disinggung sang istri ini berhubungan dengan masalah seksual.

Mereka saat itu beranggapan bahwa kopi mengubah pria jadi sosok yang tak berguna di ranjang. Sebaliknya di ranjang, pria peminum kopi saat itu tak bisa menjawab keinginan seksual perempuan dan terlihat sebagai setumpuk tulang.

11. Brasil penghasil kopi terbesar dunia
Brasil sudah 150 tahun memegang gelar sebagai produsen kopi terbesar dunia. Data menunjukkan bahwa Brasil memegang sepertiga dari produksi kopi dunia. Vietnam bertanggung jawab untuk setengah produksi kopi dunia, diikuti oleh Kolombia dan Indonesia. CNN


Komentar

Tampilkan

Terkini

SELEBRITI

+