Iklan

Makin Ruwet, Boleh Mudik tapi Warga Diimbau Tak Pulang Kampung

Thursday, April 23, 2020, April 23, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T06:28:45Z

GO1news.com | Pro kontra diksi mudik dan pulang kampung semakin ruwet. Pemerintah tak melarang masyarakat untuk mudik. Tapi pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak pulang kampung.

Menteri Perhubungan Ad Interim, Luhut Binsar Pandjaitan meminta kesadaran masyarakat tidak pulang ke kampung halaman untuk mencegah penularan Corona atau Covid-19.

“Pemerintah dan seluruh tokoh masyarakat mengimbau atas dasar kesadaran bersama agar masyarakat tidak melaksanakan mudik tahun ini,” kata Luhut usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Kamis (2/4/2020).

Meski begitu, kata Luhut, apabila masyarakat terpaksa melaksanakan mudik, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah untuk menekan penyebaran virus Corona.

Di antaranya angkutan umum untuk mudik harus sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Angkutan mudik hanya boleh mengangkut 50 persen dari kapasitas angkutan.

Hal itu dilakukan untuk tetap menjaga jarak atau dikenal physical dalam angkutan.

Menko Kemaritiman dan Investasi itu menyebut wabah virus Corona akan berdampak pada biaya angkutan mudik. Kemungkinan ongkos mudik akan melonjak.

“Ini akan berdampak pada harga-harga angkutan kalau memang ada juga yang mudik. Karena satu bus yang penumpangnya 40 mungkin hanya tinggal dua puluh sehingga tentu harga bisa melonjak,” kata Luhut.

Luhut menjelaskan, masyarakat yang terpaksa mudik harus menjalani karantina dan akan dikembalikan apabila daerah yang dituju tidak aman.

“Kalau sampai memaksakan diri untuk mudik, dia harus masuk karantina 14 hari di tempat mudiknya. Kalau di tempat mudik itu tidak aman nanti akan ada kategori daerah dia kembali ke Jakarta, bisa saja dia masuk ke karantina lagi 14 hari,” tambah Luhut.

Luhut meminta masyarakat yang telanjur mudik untuk segera melakukan isolasi mandiri.

“Pemerintah pusat dan daerah akan berkoordinasi untuk memastikan masyarakat yang akan mudik harus melakukan isolasi. Ini sudah terjadi di kampung dan daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat, maupun Jawa Timur. Sekarang kita tinggal intensifkan saja,” pungkas Luhut. (pjk)
Komentar

Tampilkan

Terkini

SELEBRITI

+