Iklan

Polisi Minta Putar Balik 2.909 Kendaraan yang Nekat Mudik

Sunday, April 26, 2020, April 26, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T06:28:11Z
Ilustrasi Tol (dok Antara)
Go1News.com - Ribuan kendaraan tercacat masih mencoba keluar wilayah Jakarta meskipun pemerintah telah menerbitkan larangan mudik lebaran di tengah pandemi virus Covid-19 (Corona) ini. Alhasil, petugas yang berjaga di pos pemantauan terpadu Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020 pun mengambil tindakan dengan memutar balikkan kembali menuju tempat asalnya.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan bahwa sejak hari pertama penerapan larang mudik lebaran pada Jumat (24/4) hingga Sabtu (25/4) kemarin, tercatat 2.909 kendaraan berupaya keluar wilayah Jakarta melalui gerbang pintu Tol Bitung arah Merak dan Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat. Pengendara tersebut pun diminta putar balik kembali menuju Jakarta.

"Pada tanggal 24 dan 25 April 2020, tercatat sebanyak 1.413 kendaraan diputar balik di Pintu Tol Cikarang Barat dan 1.496 kendaraan diputar balik di Pintu Tol Bitung," kata Sambodo kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Menurut dia, sebagain besar kendaraan yang hendak berupaya keluar wilayah Jakarta dari dua pintu tol tersebut yakni jenis kendaraan mobil pribadi. Rinciannya, sebanyak 1.028 kendaraan pribadi di Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat dan 946 kendaraan pribadi di Pintu Tol Bitung arah Merak.

"Kemudian, tercatat 189 kendaraan minibus jenis elf dan 196 bus di Tol Cikarang Barat serta 387 elf dan 163 bus di Pintu Tol Merak juga diminta putar balik ke arah Jakarta," ujarnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang masyarakat untuk mudik lebaran sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19. Aturan tersebut resmi diberlakukan sejak 24 April 2020.

Polda Metro Jaya telah mendirikan 18 pos pengamanan terpadu dalam rangka Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020. Sebanyak 18 pos pemantauan tersebut tersebar di titik-titik perbatasan wilayah Jakarta.

Dari 18 pos pengamanan dua diantaranya didirikan di gerbang pintu tol utama keluar wilayah Jakarta, yakni pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat, dan pintu Tol Bitung arah Merak.

Sementara 16 pos pengamanan terpadu lainnya tersebar di beberapa wilayah perbatasan Jakarta. Diantarnya, sebanyak lima titik pos pengamanan terpadu di Tangerang Kota; yakni Lippo Karawaci, Batu Ceper, Ciledug, Kebon Nanas, dan Jatiuwung. Sebanyak dua titik pos pengamanan terpadu di Tangerang Selatan; yakni Jalan Raya Puspiptek dan Kecamatan Curug.

Kemudian, sebanyak dua titik pos pengamanan terpadu di Depok; yakni Jalan Raya Bogor-Cibinong dan Citayam.

Selanjutnya, sebanyak tiga pos pengamanan terpadu di Bekasi Kota; yakni Sumber Arta, Bantar Gebang dan Cakung. Serta empat pos pengamanan terpadu di Bekasi Kabupaten; yakni Cibarusah, Kedung Waringin, Bojong Mangu, dan Pebayuran. (inews)
Komentar

Tampilkan

Terkini

SELEBRITI

+