Iklan

PSBB Sudah Sangat Terlambat dan Salah Kaprah, “Sudah Dikasih Tau, Malah Silang Sengketa”

Monday, April 20, 2020, April 20, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T06:29:27Z

GO1news.com | Penarapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai virus corona atau Covid-19 dinilai sudah terlambat diterapkan di Indonesia.

Semestinya, PSBB diterapkan setelah Presiden Jokowi menerima surat dari badan kesehatan dunia atau WHO.

Demikian disampaikan ahli Epidemiologi dan Biostatistik FKM UI, Pandu Riono saat menjadi narasumber dalam web diskusi yang dipandu Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini.

“Kita jangan main-main dengan virus, jangan berlama-lama mengambil keputusan,” jelasnya, Minggu (19/4/2020).

Menurutnya, tidak ada negara manapun di dunia yang siap dengan serangan virus asal Kota Wuhan itu.

“Tidak ada negara yang siap, tapi negara yang berhasil adalah yang melakukan dengan respons cepat,” sambungnya.

Karena itu, menurutnya, Indonesia harus bisa menyelesaikan permasalahan pandemik ini secara cepat dan serempak.

Bukan malah dijalankan masing-masing kepala daerah.

“Sejak awal seharusnya sudah nasional. PSBB itu harus dilakukan nasional, bukan lokal,” terangnya.

“Karena virus tidak mengenal batasan, tapi pergerakan manusia,” tegasnya.

Selain itu, Titi juga meminta pemerintah tegas melarang masyarakat agar tidak melalukan mudik. (pjk)
Komentar

Tampilkan

Terkini

SELEBRITI

+