Iklan

Satu Lagi, Perawat RSUP Kariadi Semarang Positif Corona Meninggal Dunia

Friday, April 17, 2020, April 17, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T06:30:01Z

GO1news.com | Seorang perawat yang bekerja di RSUP Kariadi Semarang, Jawa Tengah, terjangkit positif corona ( Covid-19) meninggal dunia, Jumat (17/4/2020) sekitar pukul 10.55 WIB.

Sebelumnya, perawat asal Ungaran di rumah sakit tersebut meninggal dunia karena terjangkit Covid-19 pada Kamis (9/4/2020).

Dengan demikian, sudah ada dua pejuang medis di RSUP Kariadi Semarang yang tertular Covid-19 saat bertugas.

Rencananya, jenazah dimakamkan sesuai prosedur penanganan jenazah Covid-19 di TPU Sarangan, Jalan Pramuka Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang.

Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jateng Edy Wuryanto mengatakan, perawat tersebut bertugas menangani pasien Covid-19 di Ruang Rajawali RSUP Kariadi.

"Secara klinis dinyatakan Covid-19 tertular saat menangani pasien di Ruang Rajawali. Kemudian mengalami infeksi pada paru-parunya. Lantas mengisolasi mandiri di rumah selama 10 hari," jelas Edy saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/4/2020).

Karena kondisi berangsur memburuk, pasien dirawat di RSUP Kariadi Semarang.

Setelah dirontgen, mengarah ke PDP, lalu dipindahkan ke ruang isolasi.

"Pasien sempat mengeluhkan sesak napas dan dipindah lagi ke ruang ICU hingga meninggal dunia," katanya.

Edy menuturkan, RI sudah melakukan tes swab dua kali.

Berdasarkan hasil swab pertama, RI dinyatakan positif Covid-19. Namun, hasil swab kedua belum keluar dan masih ditunggu hasilnya.

Rencananya, RI dikebumikan sesuai prosedur penanganan jenazah Covid-19 di Makam Sarangan, Jalan Pramuka Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang, dengan pengiringan ketat oleh tim protokol jenazah Covid-19.

Dirinya berharap warga sekitar pemakaman tidak menolak jenazah RI sebagai bentuk penghormatan bagi pejuang medis yang rela berkorban demi melawan Covid-19.

"Sekarang posisi jenazah masih di kamar mayat di Kariadi dan masih menunggu persiapan pemakaman dan mengondisikan masyarakat sekitar di lokasi," katanya. (ss)
Komentar

Tampilkan

Terkini

SELEBRITI

+