Iklan

Utang Luar Negeri RI di Tengah Pandemi Virus Corona, Begini Faktanya

Saturday, April 18, 2020, April 18, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T06:29:44Z

GO1news.com | Utang luar negeri Pemerintah Indonesia naik ke USD407,5 miliar pada Februari 2020. Meski demikian, Bank Indonesia menilai struktur utang tersebut masih tetap sehat.Sementara itu, untuk untang luar negeri sektor swasta tumbuh stabil di USD204,2 miliar. Di tengah pandemi virus corona, utang pemerintah pun tumbuh lebih rendah di 5,1%.Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik soal utang Indonesia, Minggu (19/4/2020):

1. Posisi Utang Luar Negeri sebesar USD407,5 miliar

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi ULN Indonesia pada akhir Februari 2020 sebesar USD407,5 miliar. Besaran tersebut tumbuh melambat dibandingkan bulan sebelumnya.Struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 89,2% dari total ULN. ULN pada Februari 2020 tumbuh 5,4% (yoy), atau melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 7,6% (yoy).

2. BI Nilai Struktur Utang tersebut Masih Sehat

Bank Indonesia menilai struktur ULN Indonesia tetap sehat. Didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.Kondisi tersebut tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada Februari 2020 sebesar 35,9%. Menurun dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 36,3%.

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN. Didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

3. Untuk Apa Utang sebesar Itu?

Bank Indonesia mengungkapkan, utang luar negeri tersebut dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan. Di mana, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian. 

4. Dari USD407,5 miliar, Berapa Utang Swasta?

ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD204,2 miliar. Pada Februari 2020, ULN swasta tumbuh 5,9% (yoy), relatif sama dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya.

Perkembangan ini dipengaruhi oleh perlambatan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan di tengah peningkatan ULN lembaga keuangan. Pada Februari 2020, ULN perusahaan bukan lembaga keuangan tumbuh sebesar 6,9% (yoy), melambat dari 7,7% (yoy) pada Januari 2020.

Sementara itu, ULN lembaga keuangan tumbuh meningkat dari 0,3% (yoy) pada Januari 2020. Di mana, menjadi 2,7% (yoy) pada Februari 2020. 

5. Selama Corona, Bagaimana Utang Pemerintah

ULN Pemerintah tumbuh lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Di mana posisi Februari 2020 yang sebesar USD200,6 miliar atau tumbuh 5,1% (yoy) akan tetapi lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 9,5% (yoy).

Penurunan ULN pemerintah tersebut dipengaruhi sentimen global sebagai dampak pandemi COVID-19 yang meluas. Sehingga mendorong arus modal keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik.

ULN Pemerintah tersebut dikelola secara hati-hati dan kredibel guna mendukung belanja Pemerintah pada sektor prioritas. Hal ini dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (okz)
Komentar

Tampilkan

Terkini

SELEBRITI

+