Iklan

Warga Dihimbau Salat Tarawih di Rumah, Ini Penjelasan MUI Provinsi Bengkulu

Tuesday, April 21, 2020, April 21, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T06:29:10Z
Go1News.com Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu mengeluarkan anjuran bagi warga untuk salat tarawih di rumah saat bulan Ramadhan tahun ini. Hal itu agar menghentikan mata rantai penyebaran virus Corona.

sumber : https://www.trendingpublik.com/

Anjuran tersebut sejalan dengan fatwa MUI pusat untuk melaksanakan ibadah di rumah. Anjuran ini juga sejalan dengan surat edaran dari Menteri Agama (Menag).

"MUI provinsi menyesuaikan fatwa MUI pusat dan edaran Menteri Agama dan edaran Kakanwil Kemenag Provinsi agar salat tarawih di rumah saja," ungkap Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Rohimin, Selasa (21/4).

Untuk maklumat yang dikeluarkan MUI kota Bengkulu, menurut Rohimin, tidak ada koordinasi dengan MUI provinsi dan Forkompinda kota Bengkulu. Sedangkan Kandepag kota Bengkulu hari ini rapat dengan Forkompinda dan Satgas COVID-19 guna membahas Fatwa MUI dan surat edaran dari Kemenag.

Sebagai pimpinan Majelis Ulama Provinsi Bengkulu, Rohimin mengimbau masyarakat khususnya umat muslim agar mematuhi aturan pemerintah dan fatwa para ulama.

"Saya harap masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah. Begitupun dalam menjalankan ibadah di masjid, ikuti panduan yang sudah difatwakan MUI pusat, Menteri Agama, dan Kepala Kantor Kementerian Agama provinsi," ujar Rohimim.

Untuk diketahui, MUI pusat telah mengeluarkan fatwa mengenai penyelenggaraan ibadah di tengah wabah Corona. Dalam fatwa Nomor 14 tahun 2020 itu, MUI menyebut bahwa orang yang telah terpapar virus Corona wajib menjaga dan mengisolasi diri agar tidak terjadi penularan kepada orang lain.

Berdasarkan fatwa yang ditandatangani Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin AF disebutkan bagi orang terpapar Corona haram melakukan aktivitas ibadah yang membuka peluang terjadinya penularan, seperti jamaah salat lima waktu/rawatib, salat tarawih dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan tabligh akbar.

Sedangkan bagi mereka yang tidak terpapar Corona dalam fatwa MUI menyebutkan dalam hal umat muslim berada di suatu kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang maka ia boleh meninggalkan salat Jumat dan menggantikannya dengan salat zuhur di tempat kediaman, serta meninggalkan jamaah salat lima waktu/rawatib, tarawih, dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya.

Sebelumnya, MUI kota Bengkulu menerbitkan maklumat dalam menyambut bulan suci Ramadan 1441 Hijriah. Salah satu poin dalam maklumat tersebut, MUI tetap mengizinkan warga untuk salat tarawih dan salat Jumat berjamaah di masjid di kota Bengkulu.

"Karena berpedoman pada itulah maka kami membuat maklumat tersebut, selain itu kondisi kota Bengkulu relatif aman dan terkendali, " ujar Zul Effendi saat dikonfirmasi, Minggu (19/4). (detik)
Komentar

Tampilkan

Terkini

SELEBRITI

+